Laman

Sabtu, 05 Mei 2012

lucu-lucu-an

UANG SIAL
Istri : "Pa, kapan dapat THR dari kantor?"

Suami : "Kemarin khan sudah papa kasih ke mama."

Istri : "Oh, yang kemarin itu? kalau uang yang di laci papa itu, apa?"

Suami : "Yang mana?"

Istri : "Dalam amplop coklat yang diselipkan di buku, dalam laci paling bawah."

Suami : "Oh, itu... itu uang sial..."

Istri : "Kok uang sial, pa?"

Suami : "Iya, memang uang sial... sudah disembunyikan masih ketahuan juga !!
====================================================================

  NENEK NAIK BIS
 Bis jurusan Wonosari berhenti di pasar Piyungan.
Ada seorang nenek yang akan turun dari bus , memberikan uang kepada kondektur.

Kondektur : "Mbah ... ini kurang ongkosnya"

Nenek : "Kurang bagaimana?"

Kondektur : "Yaa jelas kurang.. masa ini cuman lima ratus!!"

Nenek : "Lha... tadi ada anak cuma bayar seribu lima ratus. Kemudian ada yang cuma seribu?"

Kondektur : "Mbah ini... Anak yang pakai celana panjang warna abu-abu itu anak SMA bayarnya seribu lima ratus. Sedangkan anak yang pakai celana pendek warna biru itu tadi anak SMP bayarnya Seribu"

Nenek : "Lho kalau begitu aku gak bayar.."

Kondektur : "Gak bayar bagaimana sih ini ?"

Nenek : "lha aku melepas celana biar gak bayar!!"

Kondektur : *(&Y*$%(
============================================================

LARANGAN MEROKOK
 Kabar mengenai larangan merokok yang diserukan oleh MUI sudah tersebar luas di semua kalangan masyarakat.
Dalam fatwa tersebut mengatakan bahwa aktivitas merokok itu adalah haram.

Kemudian di sebuah pedesaan terpencil ada seorang pemuda yang sedang ngopi di warung dan datanglah seorang teman yang berpakaian rapi menghampirinya.

”Kamu ini masih kenceng banget merokoknya. Apa kamu tidak tahu kalau merokok itu sekarang dianggap haram?” temannya yang berpakaian rapi itu bertanya pada Kirman.

”Katanya MUI sih begitu” jawab Kirman.

”Apa sekarang ini kamu tidak setuju dengan larangan itu?” tanya temannya.

”Lhoo saya setuju itu...saya itu sangat setuju. Bahkan saya sangat setuju kalau pabrik-pabrik rokok itu dibakar saja” jawab Kirman dengan penuh meyakinkan.

”Kalau kamu setuju kenapa kamu masih membakar rokok itu?”

”Karena saya tidak mampu membakar pabrik-pabrik rokok itu, maka jalan keluarnya aku bakar rokoknya satu-satu”
=================================================================

  ISTRI MILIUNER
Beberapa orang pria berkumpul dalam locker room di sebuah club elite. Tiba-tiba sebuah HP berdering.

Setelah 4-5 deringan barulah seorang pria menjawabnya dengan mengaktifkan speaker pengeras suara karena ia belum selesai mengeringkan rambutnya.

Lalu terjadilah percakapan seperti berikut

(S - Suami, I - Istri)

S - "Halo?"

I - "Papi, ini mami, papi lagi di club ya?"

S - "Iya"

I - "Baguslah, mami lagi ada di mall gak jauh dari situ. Barusan mami lihat ada satu jaket kulit impor, keren banget lho pi. Boleh gak mami beli?"

S - "Berapa duit?"

I - "Murah pi, cuman 20 juta karena mami sudah langganan jadi mami dikasih diskon 25%"

S - "Hmm, ya udah kalau mami memang suka banget beli saja"

I - "Ahh, sebelumnya mami sempet mampir ke dealer mercy dan kepincut sama model terbarunya. Itu lho pi yang pernah mami tunjukin brosurnya ke papi, cepet juga ya pi sudah nyampe ke sini. Sempet ngobrol ama salesnya trus dikasih harga spesial gara2 mami cerita kalo papi ga pernah naek mobil selain mercy. Lagian kan BMW mami yang papi beli tahun kemarin sudah banyak yang punya."

S - "Emang tuh sales kasih harga berapa ?"

I - "1,5m"

S - "Ok, tapi dengan harga segitu papi maunya udah komplit dengan semua asesorisnya, sudah dulu ya"

I - "Siiip! Sebenarnya masih ada lagi sih...."

S - "Apa?"

I - "Yang ini mungkin agak berlebihan, pagi tadi mami gak sengaja lihat rekening bank papi lalu mami jalan ke rumah yang pernah kita liat tahun lalu. Eh ternyata dijual!!! Mami sempat lihat-lihat dalemnya. wuih keren banget japanese gardennya lengkap dengan bungalow cantik di atas kolam koi."

S - "Buka harga berapa ?"

I - "Kayaknya mereka lagi kepepet pi, masak rumah di jalan utama gitu cuma minta 8 M ? Dan yang penting rekening papi masih cukup kok."

S - "Ya sudah ambil gih, tapi coba tawar dulu siapa tau 7,5 M dikasih"

I - "Ok, honey sweety... Thank you. Cepat pulang ya pi! I love u!"

S - "Bye... I love u too!"

Pria tadi menutup HP tersebut sambil membereskan barang-barangnya.

Sementara itu semua orang di sana memandangnya dengan tatapan kagum.

Lalu pria tadi mengangkat HP tersebut sambil bertanya kepada orang yang ada di ruangan tersebut

"Ada yang tau gak ini HP siapa?"
===============================================================

ULANG TAHUN ISTRI
Sulaiman dan Samijo sedang mengobrol di depan teras rumahnya, Samijo membicarakan tentang istrinya yang sedang merayakan ultah.

"Istriku kemarin habis ulang tahun, Man." kata Samijo.

"Wah, pasti banyak yang memberi hadiah padanya, ya Sam." kata Sulaiman memuji.

"Ah, nggak. Hanya dapat hadiah dariku saja. Tapi dia marah-marah." jawab Samijo.

"Kenapa marah?", tanya Sulaiman kepada samijo

"Dia minta dibelikan barang elektronik...apa saja, pokoknya barang elektronik."

"Lalu kau belikan apa?", Sulaiman bertanya lagi

"Kursi listrik." jawab Samijo
================================================================

DICICIL TIAP BULAN
Alkisah ada sepasang kekasih yang saling mencintai.
Tanpa diduga sebelumnya, sang cewek mengalami kecelakaan hebat dan banyak darah yang dikeluarkannya.

Sang cewek butuh donor darah dan tentu saja sang cowok dengan ikhlas memberikan darahnya kepada kekasihnya itu.

Setelah beberapa minggu kemudian, sang cewek sehat kembali.

Namun beberapa bulan kemudian, terjadi pertengkaran yang cukup sengit di antara mereka berdua.

Cowok : "Dasar loe gak tau diri!"
Cewek : "Loe tuh yang gak tau diri! Jadi mau loe apa sekarang?"
Cowok : "Gue minta balik darah yang pernah gue donor ke loe!"

Tanpa basa-basi, sang cewek seketika melepas pembalutnya dan melemparnya ke muka sang cowok.

Cewek : "NOH! GUE CICIL PER BULAN!"
================================================================

Sabtu, 31 Maret 2012

kisah seorang ibu

Ibuku hanya memiliki satu mata. Aku membencinya, ia adalah sebuah hal yang memalukan. Ibuku menjalankan sebuah toko kecil pada sebuah pasar.
Dia mengumpulkan barang-barang bekas dan sejenisnya untuk dijual, apapun untuk mendapatkan uang yang kami butuhkan. Ia adalah sebuah hal yang memalukan.
Pada suatu hari di sekolah. Aku ingat saat itu hari ketika ibuku datang. Aku sangat malu. Mengapa ia melakukan hal ini kepadaku? Aku melemparkan muka dengan rasa benci dan berlari. Keesokan harinya di sekolah.. “Ibumu hanya memiliki satu mata?” dan mereka semua mengejekku.
Aku berharap ibuku hilang dari dunia ini maka aku berkata kepada ibu aku,”Ibu, kenapa kamu tidak memiliki mata lainnya? Ibu hanya akan menjadi bahan tertawaan. Kenapa Ibu tidak mati saja?” Ibu tidak menjawab. Aku merasa sedikit buruk, tetapi pada waktu yang sama, rasanya sangat baik bahwa aku telah mengatakan apa yang telah ingin aku katakan selama ini.
Mungkin itu karena ibu tidak menghukum aku, tetapi aku tidak berpikir bahwa aku telah sangat melukai perasaannya.
Malam itu, Aku terbangun dan pergi ke dapur untuk mengambil segelas air. Ibuku menangis disana, dengan pelan, seakan ia takut bahwa ia akan membangunkanku. Aku melihatnya, dan pergi. Karena perkataanku sebelumnya kepadanya, ada sesuatu yang mencubit hati aku.

Meskipun begitu, Aku membenci ibuku yang menangis dari satu matanya. Jadi, Aku mengatakan diri ku jikalau aku akan tumbuh dewasa dan menjadi sukses, karena aku membenci ibu bermata-satu aku dan kemiskinan kami.
Lalu aku belajar dengan keras. aku meninggalkan ibu dan ke Seoul untuk belajar, dan diterima di Universitas Seoul dengan segala kepercayaan diri. Lalu, aku menikah. aku membeli rumah milikku sendiri. Lalu aku memiliki anak-anak juga. Sekarang, aku hidup bahagia sebagai seorang pria yang sukses. aku menyukainya disini karena ini adalah tempat yang tidak meningatkan aku akan ibu.
Kebahagiaan ini menjadi besar dan semakin besar, ketika seseorang tidak terduga menjumpai aku “Apa?! Siapa ini?”… Ini adalah ibu aku.. tetap dengan satu matanya. Ini rasanya seperti seluruh langit sedang jatuh ke diri aku. Anak perempuan aku lari kabur, takut akan mata ibu aku.
Dan aku bertanya kepadanya, “Siapa Anda? aku tidak mengenalmu!!” sandiwara aku. aku berteriak kepadanya “Mengapa engkau berani datang ke rumah aku dan menakuti anak aku! Pergi dari sini sekarang juga!”
Dan ibu dengan pelan menjawab, “Oh, maafkan aku. aku pasti salah alamat,” dan dia menghilang. Terima kasih Tuhan.. Ia tidak mengenali aku. aku merasa cukup lega. aku mengatakan kepada diri aku bahwa aku tidak akan peduli, atau berpikir tentang ini sepanjang sisa hidup aku.
Lalu ada perasaan lega datang kepada aku.. Suatu hari, sebuah surat mengenai reuni sekolah datang ke rumah aku. aku berbohong kepada istri aku mengatakan bahwa aku akan pergi perjalanan bisnis. Setelah reuni ini, aku pergi ke rumah lama aku.. karena rasa penasaran saja, aku menemukan ibu aku terjatuh di tanah yang dingin. Tetapi aku tidak meneteskan satu air mata sekalipun. Ia memiliki sepotong kertas di tangannya.. dan itu adalah surat untuk diri aku.
=================================================
Anakku,
Aku pikir hidupku sudah cukup lama saat ini. Dan.. aku tidak akan mengunjungi Seoul lagi.. tetapi apakah itu terlau banyak jikalau aku ingin kamu untuk datang menunjungiku sekali-kali nak? aku sangat merindukanmu. Dan aku sangat lega ketika mendengar kamu akan datang dalam reuni ini.
Tetapi aku memutuskan untuk tidak datang ke sekolah.. Untuk Kamu.. aku meminta maaf jikalau aku hanya memiliki satu mata dan aku hanya membawa kemaluan bagi dirimu.
Kamu tahu, ketika kamu masih sangat kecil, kamu terkena sebuah kecelakaan, dan kehilangan satu matamu. Sebagai seorang ibu, aku tidak tahan melihatmu harus tumbuh dengan hanya satu mata.. maka aku memberikanmu mata aku.. aku sangat bangga kepada anak aku yang melihat dunia yang baru untuk aku, menggantikan aku, dengan mata itu.
Aku tidak pernah marah kepadamu atas apapun yang kamu lakukan. Beberapa kali ketika kamu marah kepada aku. aku berpikir sendiri,Ini karena kamu mencintai aku.” Aku rindu waktu ketika kamu masih sangat kecil dan berada di sekitarku.
Aku sangat merindukanmu. Aku mencintaimu. Kamu adalah duniaku.

Sabtu, 05 Maret 2011

BERSYUKUR..

Hari ini sebelum kita mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Fikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berkata-kata sama sekali.



Sebelum kita mengeluh tentang rasa dari makanan,
Fikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.



Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,
Fikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.


Sebelum kita mengeluh bahawa kita buruk,
Fikirkan tentang seseorang yang berada pada keadaan yang terburuk di dalam hidupnya.


Sebelum mengeluh tentang suami atau isteri anda,
Fikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.


Hari ini sebelum kita mengeluh tentang hidup,
Fikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.


Sebelum kita mengeluh tentang anak-anak kita,
Fikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.



Sebelum kita mengeluh tentang rumah yang kotor karena pembantu tidak mengerjakan tugasnya,
Fikirkan tentang orang-orang yang tinggal di jalanan.


Dan di saat kita letih dan mengeluh tentang pekerjaan,
Fikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti kita.



Sebelum kita menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.



Dan ketika kita sedang bersedih dan hidup dalam kesusahan,
Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kita masih hidup !

Sabtu, 26 Februari 2011

Ibu, wajah berserimu itu sekarang kulihat tua.
Tubuh tegarmu itu sekarang mulai melemah.
Sinar mata yang tajam saat memarahiku dulu,
kini tak pernah lagi kulihat.

Ibu, Aku rindu marahmu
Cubit lenganku lagi sampai berwarna merah
Merahkan juga telingaku dengan kritik tajammu
Lakukan saja apapun yang kau mau padaku
Kau injak kepalakupun kan kuserahkan dengan tersenyum

Ibu, aku bukanlah siapa-siapa di depanmu.
Yang dulu tak pernah bisa ke mana-mana,
tanpa meringkuk di gendonganmu.
Sekarang masih seperti dulu, Bu.
Aku hanya seonggok daging kecil,
yang tak pernah bisa bernafas tanpa kasihmu

Ibu, sudah berapa kali aku melukaimu?
Pasti sudah hilang kan catatanmu?
Sedangkan aku masih memiliki catatan-catatan bodohku,
yang merasa telah kau kecewakan.

Ibu, Dapat kuhitung dengan jari tanganku,
berapa kali aku membuatmu tersenyum,
berapa lembar kain yang pernah kubeli untukmu
Tak banyak kan?
Tapi kenapa kau tak pernah meminta?

Ibu, aku takut kau tinggalkan aku,
karna aku memang tak pernah siap kau tinggalkan.
Aku sangat membutuhkan teguranmu
Aku ingin melihatmu setiap hari selama aku masih hidup..

asal ibu senang

Khusuk hening dalam tahajjudmu,
tertengadah dan merunduk dalam keihlasan,
menghiasi malammu yang sepi merajuk,
tiada beban yang melingkar di pundakmu,
semua kau luruhkan untukku,
anakmu.

Ibu, walau di matamu,
selamanya aku adalah ranting kecil,
yang kau khawatirkan patah ditiup angin,
dan kau cemaskan akan rapuh dan lemahku,
tapi sesungguhnya aku ingin merindang,
melindungimu dari sedih nestapa.

Andai aku dipanggilNya lebih dulu,
aku ingin selalu datang ke bumi setiap malam,
bergayut di sayap malaikat pembawa rahmat,
yang menjinjing seribu salam indah dari surga,
untukmu,
ketika air matamu menetes di atas sajadah.

Aku ingin berlebihan di hadapanmu,
untuk menutup kekuranganku,
walau harus kupaksakan,
tapi tak apalah,
asal Ibu senang,
karena kesenangamu adalah nyawaku.
“Kesalahan Terbesar dalam Hidup”
Kadang ngga ngerti sama diri sendiri…
Di ciptakan sangat tidak sempurna..
Dengan begitu banyak kekurangan..
Sakit yang ngga pernah berakhir lebih dari 2 TAHUN…
Malah dari gue kecil..
Tapi cuma bisa sabar dengan semua itu..
Tapi,, ngga pernah nyangka..
Kehadiran gue cuma memperburuk keadaan orang lain..
Bikin orang lain menderita karna ada’ya gue disini..
Sedikitpun gue ngga bisa bikin orang dsekitar gue bahagia..
Mereka cuma dapet rasa sakit hati..
Sebegitu “SIAL” kah hadirnya gue dkehidupan mereka…?????
Gue bisa terima segala sakit yang dateng ke gue..
Asal itu bisa menggantikan rasa sakit yang udah gue buat ke banyak orang..
Menyianyiakan orang yang tulus sayang sama gue..
Sampe nyakitin dia..
Trus gue malah mengharapkan,
Orang yang NGGA pernah mengharapkan dan PERDULI sama gue..
Dan yang lebih parah gue nyusahin ke2 orang tua gue…
Aaaarrrrggghhh..
Betapa BODOHnya gue..!!!
Selalu bikin orang lain negative thinking sama gue…
Ya allah….
Rasa’ya ingin berbaring lama…
Dan lupakan semua yang pernah terjadi..
Tapi itu semua ngga akan menyelesaikan masalah..
Hanya berharap bisa membahagiakan orang2 disekitar gue & orang tua gue..
Sebelum waktu gue habis…